
Ketika Topeng Menjadi Bahasa Budaya
Di tengah dinginnya musim dingin Eropa Timur, sebuah kota kecil di Bulgaria berubah menjadi panggung raksasa penuh warna, suara lonceng, dan topeng-topeng raksasa yang tampak mistis. Surva Festival di Pernik, Bulgaria, bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan warisan budaya kuno yang telah hidup selama ribuan tahun.
Festival ini menarik ribuan peserta dan wisatawan dari seluruh dunia, menjadikannya festival topeng pagan terbesar di Eropa. Lebih dari sekadar tontonan, Surva Festival adalah pertemuan antara tradisi, kepercayaan, seni kostum, dan identitas masyarakat Balkan.
Apa Itu Surva Festival?
Surva Festival adalah festival rakyat tradisional Bulgaria yang berakar dari ritual pagan kuno. Acara ini biasanya berlangsung akhir Januari setiap tahun di kota Pernik, sekitar 30 kilometer dari ibu kota Sofia.
Festival ini menampilkan kelompok penari bertopeng yang disebut Kukeri dan Survakari, mengenakan kostum menyeramkan lengkap dengan lonceng besar di pinggang mereka. Tujuan utama ritual ini adalah:
- Mengusir roh jahat
- Menyambut tahun baru
- Membawa keberuntungan, kesuburan, dan kesehatan
Pada tahun-tahun tertentu, festival ini diikuti oleh lebih dari 6.000 peserta dari Bulgaria dan puluhan negara lain.
Sejarah Panjang Surva Festival

Akar Pagan dan Ritual Kuno
Tradisi Surva berasal dari zaman Thracia, jauh sebelum Kristen masuk ke wilayah Bulgaria. Masyarakat kuno percaya bahwa pada masa peralihan tahun, dunia manusia dan dunia roh saling berdekatan.
Topeng dan suara lonceng digunakan untuk:
- Menakuti roh jahat
- Membersihkan energi negatif
- Melindungi desa dari penyakit dan bencana
Seiring waktu, ritual ini tetap bertahan dan beradaptasi tanpa kehilangan makna aslinya.
Dari Ritual Desa ke Festival Internasional
Pada abad ke-20, pemerintah Bulgaria mulai mengorganisasi Surva sebagai festival budaya resmi. Kota Pernik dipilih sebagai pusat karena wilayah ini memiliki tradisi Survakari paling kuat.
Kini, Surva Festival telah diakui sebagai:
- Warisan Budaya Takbenda UNESCO (Representative List)
- Simbol pelestarian budaya Eropa Timur
Kukeri dan Survakari: Tokoh Utama Festival

Siapa Itu Kukeri?
Kukeri adalah pria bertopeng dengan kostum besar berbahan:
- Kulit binatang
- Bulu
- Kayu
- Logam
Topeng mereka sering menampilkan:
- Wajah iblis
- Hewan mitologis
- Figur grotesk
Semakin menyeramkan, semakin kuat diyakini kekuatan pengusir roh jahatnya.
Lonceng: Suara Pengusir Kejahatan
Setiap Kukeri membawa lonceng logam besar yang beratnya bisa mencapai 40 kg. Saat mereka menari serempak, suara dentingan menciptakan getaran yang dipercaya mampu:
- Membersihkan energi buruk
- Menyuburkan tanah
- Melindungi komunitas
Jalannya Acara Surva Festival

1. Parade Pembukaan
Festival dibuka dengan parade besar di pusat kota Pernik. Ratusan kelompok bertopeng berjalan sambil menari, melompat, dan membunyikan lonceng.
2. Kompetisi Kostum
Kelompok peserta dinilai berdasarkan:
- Keaslian tradisi
- Desain topeng
- Koreografi
- Makna simbolik
Peserta berasal dari berbagai negara seperti:
3. Ritual Api dan Tarian Malam

Pada malam hari, suasana semakin magis dengan:
- Api unggun besar
- Tarian melingkar
- Musik tradisional Balkan
Ini adalah momen paling fotogenik dan emosional dari seluruh festival.
Makna Filosofis di Balik Surva Festival
Surva bukan sekadar hiburan, melainkan refleksi filosofi hidup masyarakat Bulgaria:
- Kehidupan & kematian
- Terang & gelap
- Manusia & alam
Topeng bukan untuk menyembunyikan identitas, melainkan untuk menyatu dengan kekuatan alam dan leluhur.
Mengapa Surva Festival Menjadi Daya Tarik Wisata Dunia?
1. Unik dan Autentik
Tidak ada festival lain di Eropa yang menampilkan tradisi pagan hidup sekuat Surva Festival.
2. Pengalaman Budaya Langsung
Wisatawan tidak hanya menonton, tetapi bisa:
- Berinteraksi dengan peserta
- Mengikuti workshop topeng
- Mencicipi kuliner tradisional Bulgaria
3. Surga Fotografi dan Dokumenter
Warna, ekspresi, dan atmosfer festival menjadikannya favorit:
- Fotografer internasional
- Jurnalis budaya
- Pembuat film dokumenter
Tips Berkunjung ke Surva Festival Pernik
Waktu Terbaik Datang
- Akhir Januari (biasanya 2–3 hari)
- Datang sehari lebih awal untuk adaptasi cuaca
Cuaca
- Musim dingin (−5°C hingga 5°C)
- Gunakan jaket tebal dan sepatu anti-selip
Akses ke Pernik
- Dari Sofia: ±40 menit dengan kereta atau mobil
- Transportasi umum tersedia selama festival
Akomodasi
- Hotel di Pernik cepat penuh
- Alternatif terbaik: menginap di Sofia
Surva Festival dan UNESCO

Pada tahun 2015, tradisi Surva resmi masuk dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan lokal, tetapi milik peradaban dunia.
Pengakuan ini membantu:
- Melestarikan tradisi
- Mendorong pariwisata budaya
- Mengedukasi generasi muda
Dampak Sosial dan Ekonomi
Surva Festival memberikan dampak nyata bagi Pernik:
- Peningkatan ekonomi lokal
- Pelestarian kerajinan topeng
- Penguatan identitas budaya
Banyak keluarga menurunkan tradisi Survakari dari generasi ke generasi, menjadikannya bagian hidup sehari-hari.
Kesimpulan: Surva Festival, Jiwa Bulgaria yang Hidup
Surva Festival Pernik, Bulgaria, adalah bukti bahwa tradisi kuno masih bisa hidup, relevan, dan memikat dunia modern. Di balik topeng menyeramkan dan dentingan lonceng, tersimpan pesan universal tentang harapan, perlindungan, dan hubungan manusia dengan alam.
Bagi pencinta budaya, fotografi, atau petualangan unik, Surva Festival bukan sekadar destinasi—melainkan pengalaman spiritual dan budaya yang tak terlupakan.